IKAN GABUS/KUTHUK (Bhs. Jawa ) PEMACU ALBUMIN
Ikan
gabus akhir-akhir ini mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya
untuk bidang kesehatan. Sebab, ikan gabus merupakan salah satu bahan
pangan alternatif sumber albumin bagi penderita hipoalbumin (kadar
albumin rendah) dan luka. Baik luka pasca operasi maupun luka bakar.
Bahkan didaerah pedesaan, anak laki-laki pasca dikhitan selalu
dianjurkan mengkonsumsi ikan jenis itu agar penyembuhan lebih cepat.
Pemberian ekstrak filtrate ikan gabus tersebut berkorelasi positif
dengan peningkatan kadar albumin plasma dan penyembuhan luka pasca
operasi.
Fenomena
ikan gabus tersebut berdasarkan penelitian khusus oleh Prof Dr Ir Eddy
Suprayitno MS, Guru Besar Ilmu Biokimia Fakultas Perikanan Unibraw pada
tahun 2003. dalam penelitian berjudul Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus
striatus) sebagai Makanan Fungsional Mengatasi Permasalahan Gizi Masa
Depan, Eddy mengupas habis tentang potensi ikan gabus. Gangguan sintesis
albumin, kata Eddy, biasanya terjadi pada pengidap penyakit hati
kronis, ginjal serta kekurangan gizi. Lebih lanjut melalui dokter bedah
digestif dalam penelitiannya dia telah melakukan verifikasi antara Human Serum Albumin (HSA) yang harganya sangat mahal dengan Fish Albumin Ikan Gabus dengan harga jauh lebih murah dan terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka hingga 30% (dari rerata 10 hari menjadi 7 hari).
SARI MINA
“Sari Mina” adalah produk ekstrak ikan gabus dalam bentuk cairan beku ( suhu 100 C ) yang telah diproduksi dengan system yang telah distandarkan sehingga nilai gizi ( baik protein, albumin maupun nilai gizi yang lain ) dijamin sam dalam setiap kali produksinya. Produk tersebut telah banyak digunakan oleh pasien rawat inap maupun rawat jalan dengan hasil yang sangat memuaskan.
- Kekurangan albumin
- Kekurangan protein
- Kekurangan haemoglobin
- Kekurangan zat besi
- Stroke
- Diabetes Mellitus
- Kanker
- Lupus
- Parkinson
- Jantung
- Lever
- Ginjal
- Asma
- Pasca Operasi
- Dan lain-lain
Cairan “Sari Mina” dapat diminum bagi pasien yang sadar atau bisa dicampurkan kedalam makanan lewat pipa/sonde bila kondisi sangat lemah sehingga tidak mampu makan atau kesulitan menelan atau dalam kondisi tidak sadar.
Kemasan “Sari Mina “ yang dipasarkan adalah 50 cc x 4 bungkus per pack yang dikemas dalam kantung plastik dan disimpan dalam kondisi beku ( suhu <-10 sup="">0-10>
C ) agar tahan lama ( maksimal 3 bulan sejak diproduksi )
Efek Samping.
Walaupun kejadian sangat jarang terjadi, tetapi apabila setelah mengkonsumsi “Sari Mina “ terjadi Diare maka sebaiknya pemberian “Sari Mina “ dihentikan lebih dahulu, dan apabila diare telah berhenti maka pemberian “Sari Mina” bisa dilanjutkan kembali dengan dosis bertahap, misalnya dari 25 cc per hari terlebih dahulu. Diare bisa terjadi dikarenakan asupan protein yang biasanya sehari-hari rata-rata rendah langsung diberikan asupan yang berlebih sehingga terjadi penolakan oleh saluran pencernaan.
1 komentar:
Terima kasih informasinya
Posting Komentar